Sunday, April 21, 2013

Business Presentation about Life Insurance

Life Insurance is a PROTECTION, it doesn’t talk about profit.

Sabtu kemarin, saya menghadiri acara yang diselenggarakan oleh salah satu perusahaan Asuransi terbesar di dunia. Saya diundang oleh tante saya, yang merupakan manager di perusahaan tersebut. How lucky I am, sebenarnya tiket undangan tersebut untuk temannya yang tidak dapat hadir, lalu saya-lah yang dimintai untuk menggantikannya. Langsung saya jawab yes tanpa berpikir panjang, toh hari itu saya tidak ada rencana apapun. I have to learn everything, pikirku dalam hati. Why not ?
 
Saya tidak tahu materi yang dibawakan pada acara itu. Yang pasti acara tentang asuransi yang pernah dijelaskan oleh tanteku. Pada hari itu, saya datang bersama sepupu saya, saya pun dikenalkan oleh teman sepupu saya yang merupakan relationship manager di suatu bank multinasional. Tujuan networking tercapai, punya teman baru. 

Acara mulai setengah jam lebih lambat dari waktu yang ditentukan. Kemudian, hadirlah Benson Lee, pembicara utama pada acara tersebut. Benson Lee merupakan Life Insurance Businessman berkewarganegaraan Malaysia, serta telah 8 tahun bekerja di perusahaan asuransi tersebut memotivasi kami selama 1 jam lebih dengan menggunakan bahasa inggris, bercampur logat malaysia. Inspiring person. Dengan waktu hanya 1 jam, ia membuatku (dan mungkin kami di ruangan tersebut yang buta akan asuransi) menjadi mengerti proses bisnis asuransi. Pada awal presentasi, ia menekankan bahwa bisnis asuransi hanya menerapkan sistem SEE; Simple, Easy, Effective. Ia bertanya, “Why people do not insurance?”, salah satu peserta menjawab “because afraid of rejection”. Kemudian, ia menjawab kembali, “yes that is true. And people get misunderstand what the insurance is”.


Untuk pemula seperti saya, pertanyaan sederhana tersebut memang menghantui pikiran saya. Saat disodorkan asuransi, diri saya selalu menolak, dan bergabung dengan asuransi pun karena ada perasaan tidak enak untuk menolaknya.

Sejam mendengarkan presentasi tersebut, saya mengerti manfaat dari asuransi dan bisnisnya itu sendiri.
  1. Asuransi merupakan proteksi terhadap diri sendiri dan keluarga
  2. 67% orang meninggal karena terkena penyakit kritis (jantung, stroke, kanker), dan kita tidak dapat menghindar dari kemungkinan tersebut. Tidak ada yang dapat menjamin kita bisa terbebas dari penyakit tersebut suatu saat nanti.
  3. Kita tidak ingin menyusahkan orang lain, keluarga di sekitar kita, apabila kita terkena penyakit tersebut, sehingga dana asuransi sangat membantu kita apabila kemungkinan terburuk terjadi pada kita (sakit kritis atau meninggal)
  4. Rasa cinta kita pada keluarga yang sangat mendasari hal ini, karena kita memikirkan nasib keluarga yang kita tinggalkan suatu saat nanti.
  5. Apabila semua orang telah memiliki “advance thinking” seperti itu, bisnis asuransi pun banyak dicari orang, di sinilah asuransi dapat menguntungkan kita sebagai agent.
  6. Bisnis asuransi ini dapat diwariskan, sehingga anak, cucu, cicit dapat menerusakan bisnis ini apabila kita meninggal.
  7. Bisnis yang dapat menjadi pekerjaan sampingan dan mungkin akan menjadi pekerjaan utama jikalau sudah lumayan “menghasilkan” daripada pekerjaan utama.
Mendengarkan presentasi tersebut, membuat saya bersemangat, terlebih lagi mendengar kisah-kisah sukses agent dari titik nol hingga tak terhingga.
 
Apapun bisnis yang diminati, kuncinya “face it, solve it, do it” -Benson Lee

No comments:

Post a Comment